Review Novel
Judul : Ini Rahasia
Penulis : Netty Virgiantini
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Hal. : 268 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan pertama, 2010
Cetakan kedua, 2011
Genre : Fiksi
Tebal buku : 1,7 cm, viii + 184 hlm, 13 x 19 cm
Penulis : Netty Virgiantini
Penerbit : Gagas Media
Jumlah Hal. : 268 Halaman
Tahun Terbit : Cetakan pertama, 2010
Cetakan kedua, 2011
Genre : Fiksi
Tebal buku : 1,7 cm, viii + 184 hlm, 13 x 19 cm
Ini Rahasia
Ssst,
ini rahasia ….
Jadi
tutup bibirmu rapat-rapat
Karena bicara sepelan apa pun bisa
membuat rahasia kita ketahuan.
Aku akan bicara jujur tentang semuanya.
Tetapi tidak disini. Di sana saja – tak ada siapa
pun yang memperhatikan. Tapi janji dulu. Jangan
pernah cerita kepada siapa pun. Tak ada
pengecualian. Jangan cerita ke teman-teman
segengmu. Ibu – apalagi pacarmu. Jauhkan tanganmu
dari godaan menulis message tentang ini di wall akun
Facebook-mu.
Karena bicara sepelan apa pun bisa
membuat rahasia kita ketahuan.
Aku akan bicara jujur tentang semuanya.
Tetapi tidak disini. Di sana saja – tak ada siapa
pun yang memperhatikan. Tapi janji dulu. Jangan
pernah cerita kepada siapa pun. Tak ada
pengecualian. Jangan cerita ke teman-teman
segengmu. Ibu – apalagi pacarmu. Jauhkan tanganmu
dari godaan menulis message tentang ini di wall akun
Facebook-mu.
Mendekatlah.
Karena aku akan membisikan
rahasiaku. Rahasia tentang hatiku. Tentang aku
dan mereka.
rahasiaku. Rahasia tentang hatiku. Tentang aku
dan mereka.
[Quotenote sampul
belakang ]
Isi cerita dari novel ‘Ini Rahasia’
adalah kisah tentang anak sekolah yang suka mengadakan permainan sepak bola di
luar sepengetahun pihak sekolah.
Tari, Noni, Heru, Bagas, Rendi,
Agus, Singgih, Topan, mereka murid kelas II IPA 3. Rendi adalah kapten Tim dari kelas II IPA 3. Tari
adalah salah satu dari kedua cewek yang terlibat pertandingan sepak bola
kelasnya, ia seorang cewek yang menjadi manajer tim sepak bola kelasnya. Cewek
lainnya yaitu Noni ia bertugas sebagai seksi konsumsi ia selalu dijadikan
barang semangat bagi anak cowok tim. Selain seksi dan cantik, tak kalah menjadi
daya tarik anak-anak cowok. Tapi dia belum punya pacar.
Waktu itu tim mereka mendapat
tantangan dari kelas Rudi yaitu murid kelas III IPA 1. Tari memang naksir sama
Rudi ia selalu bersikap salah tingkah jika bertemu dengan Rudi. Nah Tari segera
memberitahu tim nya untuk menerima atau menolak tantangan anak kelas III IPA 1.
Nah waktu terjadi tawuran di lapangan
mengundang curiga anak OSIS yaitu Rudi dan Alex. Namun tim mereka menyangkalnya
dan berpura-pura damai. Dari kejadian itu Rudi dan Alex mulai mencurigai
mereka. Jika kelas Tari memenangkan permainan sepak bola uang taruhan tersebut
biasanya digunakan untuk membayar SPP anak-anak tim. Tanpa sepengetahuan
mereka, kecuali Bagas yang selalu meminjam uang kas Tim.
“Rendi
nunggak tiga bulan, Singgih sama Agus masing-masing dua bulan. Jadi, jumlah
seluruhnya tujuh bulan kali lima puluh ribu rupiah.” [Hal.30] “Semuanya
tiga ratus lima puluh ribu ya, Bu?” tanya tari seraya mengeluarkan sebuah
amplop cokelat, menghitung isinya terlebih dahulu, sebelum menyerahkannya pada
Bu Sri. [Hal.30]
Rudi mulai dekat dengan Tari
semenjak tim Rudi menantang tim kelas Tari. Itu dijadikan rasa semangat yang
menggebu-gebu dalam diri Tari. Pertandingan segera di gelas namun tim Tari
telak 0 – 1 oleh Tim Rudi dan Alex. Rudi mulai mendekati Tari, ia begitu
perhatian waktu momo Tari mati di tengah jalan. Momo (Motor Mogok) itu sepeda
motor bebek kesayangan Tari yang diwariskan dari kakaknya yang suka dengan
sepak bola. Tora. Kedekatan Rudi dengan Tari membuat teman-temannya berusaha
mengingatkan Tari untuk lebih hati-hati terhadap Rudi dan Alex. Karena Alex
juga berusaha mendekati Noni. Mulai dari ngajak makan bareng sampai nembaknya
juga tepat di hari yang sama. Itu membuah aneh bagi Tari dan Noni, tapi karena
cinta mereka lupa segalanya. Warung Bakso Pondok Bambu merupakan tempat favorit
Tari dan juga Rendi tidak luput juga teman satu tim nya yang suka berkunjung ke
sana. Rendi juga mulai bekerja di warung Bakso Pondok Bambu.
Sikap Rudi pada Tari mulai berubah, ia tidak
suka kalau Tari selalu menyembunyikan hal-hal kecil darinya yang membuat
hubungan mereka kurang membaik. Seperti yang selalu dicurigai Rendi antara
Bagas dan Tari. Karena sikap Rudi yang menjauh dan membuat Tari tidak tenang
akhirnya Tari berpikir untuk memberitahu Rudi, tentang taruhan sepak bola dan
hubungan Tari dengan Bagas. Di tempat makan Bakso Pondok Bambu, Tari
menceritakan semuanya.
“Ya. Rahasia yang bikin kamu curiga
dan bikin kita ribut waktu itu,” ujar Tari kemudian
mencondongkan tubuhnya ke depan,lebih mendekat pada Rudi. “Bagas
punya utang padaku,sudah berulang kali janji mau bayar tapi batal terus. Kebetulan
duit itu,duit taruhanku.” [hal.183]
Pengakuan itu segera meneyeretnya
untuk datang ke meja Pak Junus. Ia di interogasi oleh Pak Junus untuk mengakui segala
perbuatannya. Ia disuruh mendengarkan rekaman, isi rekaman tersebut ternyata
pengakuan waktu di Bakso Pondok Bambu bersama Rudi. Dan, Tari mengakuinya. Ia malu
dan menyesal ternyata Rudi di suruh Pak Junus untuk menyelidiki semua kegiatan
Tari. Tari juga merasa dipermainkan dan malu ternyata Rudi hanya akting semata
dia tidak benar-benar menyukai Tari. Begitupun juga dengan Alex pada Noni. Pak
Junus mengambil keputusan untuk mengeluarkan Tari dari sekolah. Namun Pak Tirta
segera bertindak dan membenarkan bahwa Tari memang bersalah namun sepak bola
tersebut di luar jam pelajaran sekolah dan itu membuat Pak Junus berpikir
kembali dalam pemberian hukuman pada Tari. Akhirnya Tari di skors selama 1
bulan.
Hal yang tidak ia percayai juga
setelah pengakuan Rendi, ternyata Rendi juga mendapat tugas untuk membuat Tari
mengakui tentang taruhan tersebut. Rendi yang bekerja di Bakso Pondok Bambu
sengaja menaruh rekaman di kotak tisu di atas meja bersamaan waktu Tari membuka
rahasianya pada Rudi, pacarnya. Rendi terpaksa melakukan itu, meskipun di
hdapan Tari bahwa Rendi seorang penghianat. Ia lakukan karena terpaksa demi janji
Pak Junus kalau berhasil mendapat bukti pengakuan Tari, Rendi dihadiahkan oleh
Pak Junus yaitu bebas uang sekolah.
Setelah Tari mendapat skors selama
satu bulan, kini Tari tidak bermain sepak bola dengan taruhan uang lagi. Mereka
berdamai dan kembali berteman. Begitu juga dengan Rudi kakak kelasnya, yang
sempat menjadi pacar status palsunya terjebak dengna permainannya sendiri. Rudi
ternyata memang benar-benar sudah jatuh cinta pada Tari.
Ya demikian, temans. Maaf bila ada
salah-salah kata atau pun ejaan. Silakan boleh menambahkan ke mail saya. Dan,
cerita dari ‘Ini Rahasia’ memang lucu dan ini cocok di baca bagi remaja
sekolah. Tapi jangan sampai ditiru ya, soal taruhannya. Hehe good luck buat penulisnya. Seruuuu!!!



0 komentar:
Posting Komentar